Minyak Gigi Otomotif adalah pelumas yang dirancang khusus untuk pasangan gesekan seperti gigi dan bantalan dalam sistem transmisi otomotif. Fungsi utamanya adalah memberikan pelumasan, pendinginan, pencegahan karat, dan pembersihan dalam kondisi kerja berat termasuk beban tinggi, kecepatan rendah, dan beban benturan, sehingga memastikan operasi sistem transmisi berjalan lancar.
Produk ini memiliki sifat tekanan ekstrem dan anti-aus yang sangat baik, yang dapat secara efektif mencegah lecet dan aus pada permukaan gigi; sementara itu, produk ini juga memiliki stabilitas termal dan oksidasi yang baik untuk menahan suhu tinggi dan menghindari penuaan oli. Selain itu, produk ini memiliki ketahanan korosi dan perlindungan karat yang andal, serta dapat menjaga kebersihan gearbox untuk memperpanjang masa pakai sistem transmisi.
Produk ini mengikuti sistem spesifikasi yang umum digunakan, termasuk kelas API (American Petroleum Institute) dan kelas viskositas SAE. Untuk kelas API, GL-4 cocok untuk transmisi manual ringan dan diferensial non-limited slip, seperti mobil penumpang dan kendaraan ringan; GL-5 digunakan untuk aplikasi berat, seperti diferensial dan gandar belakang truk dan kendaraan off-road, dengan performa anti-lecet yang unggul. Klasifikasi viskositas SAE yang umum meliputi 80W-90, 85W-90, 75W-90, dll. Huruf “W” menunjukkan viskositas musim dingin; semakin kecil angkanya, semakin baik fluiditas pada suhu rendah, sedangkan kelas tanpa “W” merujuk pada viskositas suhu normal.
Dengan kategori produk yang berbeda untuk berbagai kondisi kerja, produk ini menyediakan minyak gigi serbaguna untuk kondisi kerja normal dan jenis tipe tekanan ekstrem tinggi (seperti GL-5) untuk skenario berat dan off-road. Produk ini cocok untuk berbagai macam kendaraan, termasuk mobil penumpang, kendaraan komersial, mesin konstruksi, dan lainnya, serta merupakan bahan habis pakai penting untuk perawatan sistem transmisi otomotif.
Spesifikasi Produk
| Index Items | Test Standard | Typical Value | Significance |
| Kelas Mutu API | ASTM D2000 | GL-4 / GL-5 | Menentukan daya dukung beban dan performa anti-lecet. GL-5 untuk skenario berat dan beban tinggi. |
| Kelas Viskositas SAE | ASTM D2000 | 75W-90 / 80W-90 / 85W-90 | “W” untuk Musim Dingin. Angka lebih rendah berarti fluiditas suhu rendah yang lebih baik; memastikan pelumasan yang tepat saat start dingin maupun pada suhu tinggi. |
| Viskositas Kinematik @ 40℃ | ASTM D445 | 115 – 150 mm²/s | Menentukan ketebalan lapisan minyak pada suhu operasi; mencegah aus yang berlebihan. |
| Viskositas Kinematik @ 100℃ | ASTM D445 | 13 – 18 mm²/s | Memastikan stabilitas viskositas di bawah suhu tinggi, mencegah pencairan dan aus oli. |
| Indeks Viskositas (VI) | ASTM D2270 | ≥ 95 | Mengukur perubahan viskositas terhadap suhu. VI yang lebih tinggi berarti pelumasan lebih stabil dalam cuaca ekstrem. |
| Titik Tuang | ASTM D97 | ≤ -25℃ | Menunjukkan fluiditas suhu rendah. Memastikan oli mengalir dengan lancar bahkan di iklim dingin, melindungi komponen dari aus saat start. |
| Flash Point (Open Cup) | ASTM D92 | ≥ 180℃ | Penting untuk keselamatan. Mencegah penyalaan dalam kondisi operasi suhu tinggi, mengurangi risiko kebakaran. |
| Uji EP Empat-Bola (Titik Las) | ASTM D2783 | ≥ 400kg | Mengevaluasi ketahanan tekanan ekstrem. Menjamin kekuatan lapisan pelumas di bawah beban benturan dan berat, mencegah pengelasan logam. |
| Korosi Strip Tembaga | ASTM D130 | 1a | Menilai perlindungan karat dan korosi. Tidak menunjukkan efek korosif pada bagian tembaga, memastikan umur komponen yang panjang. |
| Rating Pemisahan Air | ASTM D1401 | ≤ 30 menit | Mengukur kemampuan oli memisahkan air. Mencegah emulsifikasi yang dapat menyebabkan kegagalan pelumasan dan kerusakan komponen. |
Informasi kemasan produk
- Small: 4L/barrel, 18L/barrel
- Large: 200L/barrel, 1000L/IBC ton barrel
- Customizable: LOGO and product information (MOQ negotiable)





